Berau Fokus Pengembangan Sektor Perkebunan
Bupati saat pembahasan sektor perkebunan
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB- Mendukung
pengembangan sector perkebunan disegala jenis komoditi terus digalakkan Dinas
Perkebunan , melalui beberapa konsep inovasi-inovasi, yang kendatipun baru
dijalankan secara bertahap akan tetapi dilapangan hasilnya sudah terlihat. “Inovasi
konsep-konsep kita jalankan itu meski
bertahap telah dilakukan seiring hal itu satu persatu komoditi perkebunan di
Berau berkembang dan maju,”jelas Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Berau Lita
Handini saat dijumpai diruang kerjanya Jl Murjani 1 Kecamatan Tanjung Redeb
belum lama ini .
Konsep-konsep inovasi dimaksud tambah Lita
Handini, kegiatan pertanian yang arahnya
pada peningkatan produksi perkebunan seperti
bagaimana cara para petani bisa melakukan indentifikasi sesuai dengan
ketentuan teknis. Indentifikasi ini bisa dalam bentuk penggunaan bibit unggul
dan pupuk yang sesuai dosis anjuran,
pengendalian hama dan penyakit terpadu. Adapun konsep ini bisa dibarengi
dengan rehabiitasi, atau menanam kembali dengan teknologi sambung samping.
“Dimana kita kasih cabang baru yang ditempel
untuk meremajakan lagi dengan lebih produktif," jelas Lita Handini lagi.
Konsep lainnya masih menurut Lita Handini
menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, seperti jalan usaha tani, jaringan
irigasi, yang kami berikan fasilitas kepada petani sesuai kemampuan keuangan
Pemkab Berau.
Jadi baik bantuan maupun dukungan dalam
bentuk program yang menimbulkan biaya, tetap disesuaikan dengan keuangan
daerah, yang penting secara bergilir dan secara stimulan bisa tetap berikan
kepada petani.
Untuk data bantuan barang atau jasa akan
direalisaikan melalui APBD Tahun Anggaran (TA) 2022 ini yakni 2 ribu pohon
bibit pala dan 1000 liter pupuk cair di Kampung Tabalar Ulu Kecamatan Tabalar,
Kampung Tubaan Kecamatan Tabalar, Kampung Pilanjau Kecamatan Sambaliung,
Kampung Teluk Sulaiman Kecamatan Biduk-biduk dan bantuan 1.365 ribu pohon bibit
kelapa genjah (pandan wangi) di Kampung Tubaan serta bantuan 5 ribu pohon bibit
kopi di Kampung Teluk Sumbang.
“Kemudian ada juga bantuan pembukaan jalan
usaha tani 600 meter di RT 22 Sambaliung, bantuan 1 paket biaya konsultasi perencana di Sambaliung,
bantuan 1 paket pupuk dan obat-obatan di Teluk Sumbang, bantuan 1 paket pupuk
dan obat-obatan di Tumbit Melayu, bantuan 760 kilogram pupuk hayati di Tumbit
Dayak, bantuan 1.100 kilogram pupuk NPK Mutiara dan 1.275 batang bibit kakao di
Gurimbang. Lalu ada juga peremajaan tanaman kelapa genjah 900 pohon dan bantuan
600 kilogram pupuk NPK di Bidukbiduk dan peremajaan tanaman kakao 7.500 bibit
dan bantuan 600 kilogram pupuk NPK di Tasuk,” papar Lita Handini. (advetorial)